Ratusan Tahun Desa Berdiri,Ratusan Tahun Warga Menjerit Telantar Lumpur Jadi Saksi Nyata Bagi Warga.

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RATUSAN TAHUN DESA BERDIRI, RATUSAN TAHUN JUGA WARGA TERLANTAR: JALAN BERLUMPUR JADI SAKSI PENDERITAAN HARI-HARI WARGA.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

RuraPatontang_Ayoviralkan.cvom Selama ratusan tahun, sebuah desa tumbuh dan berkembang, menjadi tempat tinggal, tempat berusaha, dan tempat membesarkan keluarga bagi warganya. Namun sayangnya, selama itu pula, kondisi kehidupan mereka seolah tidak berubah, bahkan terabaikan, seakan tidak pernah menjadi perhatian pihak yang berwenang.

 

 

Hal ini terlihat jelas dari kondisi akses jalan satu-satunya yang menghubungkan desa dengan dunia luar. Jalan yang seharusnya menjadi penunjang kehidupan, malah menjadi beban dan tantangan berat setiap hari. Tidak beraspal, penuh lumpur, berlubang, dan licin, membuatnya sangat sulit dilalui, baik oleh kendaraan maupun pejalan kaki.

 

 

Setiap hari, warga harus berjuang melewati jalan ini hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar. Terlihat dalam rekaman ini, para warga mengangkat dan memikul barang-barang berat di atas pundak mereka, berjalan hati-hati di atas tanah yang lembek dan berlumpur, bahkan harus berjalan di atas batang kayu yang disusun hanya agar tidak terbenam dalam lumpur. Kendaraan yang mereka miliki pun tidak bisa berfungsi maksimal, karena terlalu berisiko untuk lewat, sehingga tenaga manusia menjadi satu-satunya andalan.

Baca Juga:  PT.PERTAMINA (Persero) Resmi Naikkan Harga BBM Jenis : Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

 

 

Ini bukanlah kondisi yang baru terjadi, melainkan sudah berlangsung turun-temurun. Generasi demi generasi warga desa ini harus menelan pahitnya hidup terlantar, sementara harapan akan perbaikan dan kemajuan seolah hanya menjadi angan-angan semata. Mereka bekerja keras, mengembangkan usaha, dan membangun kehidupan, namun terhambat oleh satu hal yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama: akses jalan yang layak.

 

 

Warga sudah sering menyampaikan keluh kesah, namun seolah tidak pernah didengar atau ditindaklanjuti. Kini, mereka berharap suara mereka sampai ke telinga semua pihak, agar kondisi yang berlangsung selama ratusan tahun ini akhirnya berubah. Mereka tidak meminta hal yang berlebihan, hanya meminta hak dasar sebagai warga negara: akses yang layak, kehidupan yang lebih mudah, dan masa depan yang lebih baik untuk anak cucu mereka.

 

 

Semoga berita ini menjadi perhatian, Dan keluhan masyarakat selama ini, menjadi suara bagi mereka yang selama ini tidak terdengar, serta menjadi langkah awal agar ada solusi nyata yang segera diberikan.

Editor : Eka Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pasbar Bersama Bidokkes, Ekhumasi Pembongkaran Makam Bayi 8 Bulan Dugaan Kelalaian Medis Dalam Penanganan Korban di RSI Ibnu Sina.
Kapolres Pasbar Bertemu Pengurus PWI, Bahas Penguatan Sinergi Dan Kontrol Sosial.
Kapolres Pasaman Barat”AKBP Agung Tribawanto” Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua.
Belum Diverifikasi, LPK HYDUP Perkasa Jaya Disebut Sudah Membuka Kegiatan Pembelajaran
Kapolres Pasbar dan Bupati Pasaman Barat Bagikan Masker Gratis Guna Cegah Kabut Asap di SMAN 1 Pasaman Barat.
*Tim Gabungan Kapolres Pasbar Berantas Bandar Narkoba dan Kurir Sabu-Sabu di Kinali Pasaman Barat*
PAM PASBAR KECAM BUPATI: Audiensi Sudah Dijadwalkan, Kajian Strategis Tak Kunjung Disambut, Ombudsman Jadi Langkah Berikutnya.
PT Agrowiratama Hadirkan Bantuan Dukungan Pendidikan bagi 250 Siswa Disejumlah Sekolah Dasar Sungai Aur.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Kapolres Pasbar Bersama Bidokkes, Ekhumasi Pembongkaran Makam Bayi 8 Bulan Dugaan Kelalaian Medis Dalam Penanganan Korban di RSI Ibnu Sina.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Kapolres Pasbar Bertemu Pengurus PWI, Bahas Penguatan Sinergi Dan Kontrol Sosial.

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kapolres Pasaman Barat”AKBP Agung Tribawanto” Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Belum Diverifikasi, LPK HYDUP Perkasa Jaya Disebut Sudah Membuka Kegiatan Pembelajaran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Kapolres Pasbar dan Bupati Pasaman Barat Bagikan Masker Gratis Guna Cegah Kabut Asap di SMAN 1 Pasaman Barat.

Berita Terbaru

Uncategorized

Jadi Lebih Mudah Diakses, Masyarakat Apresiasi Layanan ATR/BPN Dekat

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:13 WIB