WASPADA PENIPUAN HASIL REKAYASA TEKNOLOGI AI, MASYARAKAT DIMINTA LEBIH TELITI DAN HATI-HATI

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) saat ini semakin canggih dan membawa banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Namun di sisi lain, teknologi AI juga mulai disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus penipuan digital yang merugikan masyarakat.
Belakangan ini marak beredar video, foto, hingga rekaman suara hasil rekayasa AI atau dikenal dengan istilah deepfake yang dibuat menyerupai tokoh terkenal, pejabat, ulama, artis, bahkan anggota keluarga sendiri guna meyakinkan korban agar mentransfer uang atau memberikan data pribadi.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan berbasis AI yang kini semakin sulit dibedakan dengan kondisi asli. Pelaku biasanya memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan singkat, hingga panggilan telepon palsu untuk memperdaya korban.
Praktisi media dan pengamat sosial mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi, video, maupun suara yang belum dipastikan kebenarannya. Setiap informasi penting sebaiknya diverifikasi langsung kepada pihak terkait sebelum mengambil keputusan.
“Teknologi AI memang sangat membantu, tetapi jika disalahgunakan dapat menjadi alat kejahatan digital yang sangat berbahaya. Masyarakat harus lebih cerdas, jangan mudah panik, jangan mudah percaya, dan selalu cek kebenaran informasi,” ujar salah satu pengamat teknologi informasi di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Beberapa modus penipuan AI yang kini mulai marak di antaranya:
Video palsu pejabat atau tokoh meminta sumbangan dan transfer dana.
Suara palsu keluarga yang meminta bantuan uang darurat.
Foto identitas hasil edit AI untuk pinjaman online ilegal.
Chat palsu berkedok investasi dan hadiah tertentu.
Penipuan lowongan kerja menggunakan wajah dan profil perusahaan palsu.
Masyarakat juga diimbau untuk:
Tidak mudah membagikan data pribadi di media sosial.
Mengaktifkan verifikasi dua langkah pada akun digital.
Tidak langsung percaya terhadap video atau suara viral.
Selalu melakukan konfirmasi langsung kepada pihak terkait.
Segera melapor kepada aparat apabila menemukan indikasi penipuan digital.
Pemerintah bersama aparat penegak hukum diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta menindak tegas pelaku penyalahgunaan teknologi AI untuk tindak kejahatan siber agar masyarakat mendapat perlindungan hukum yang maksimal.
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan literasi digital masyarakat, diharapkan berbagai modus penipuan berbasis AI dapat dicegah sejak dini sehingga tidak semakin banyak korban berjatuhan.

Baca Juga:  Bupati H.Lanosin, S.T,. M.T,. M.M., Mengantar anak Sekolah Di Hari Pertama Untuk Memberi Semangat Kepada anak-anak Sekolah

Red

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Robi Barus S.E M.A.P Lakukan Sosperda Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Tanjung Gusta
Dugaan Catut Nama Penyidik Narkoba Rp200 Juta, DPW A-PPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara
Menyongsong Indonesia Emas 2045 , Ketua DPW APPI Sumut sampaikan pesan kebangsaan di HUT RI Ke-81
Dukung Bersih-Bersih Institusi, AMPP Desak Polri Pertahankan PTDH dan Pidanakan Kompol DK.
Diiringi Dukungan Solid Pengurus Ranting, Guntur Sahputra Resmi Daftar dan Jadi Calon Tunggal Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai
Miris….!!! Diduga Oknum Sekretaris Salah Satu Kampung, Meminta KPK Periksa Kepal Kampung Poumako Cenderawasih Mimika Papua Tengah.
Dugaan Skandal Proyek SDAMBK Deli Serdang , Kadis Jansu Sipahutar ‘Kabur’ dan Lempar Bola ke ULP, KPK Didesak Turun Tangan!
Desakan keras kepada Kapolri , tolak keras banding Kompol DK , tegaskan integritas Bhayangkara.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:40 WIB

Robi Barus S.E M.A.P Lakukan Sosperda Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Tanjung Gusta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Dugaan Catut Nama Penyidik Narkoba Rp200 Juta, DPW A-PPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Menyongsong Indonesia Emas 2045 , Ketua DPW APPI Sumut sampaikan pesan kebangsaan di HUT RI Ke-81

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:57 WIB

Dukung Bersih-Bersih Institusi, AMPP Desak Polri Pertahankan PTDH dan Pidanakan Kompol DK.

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:50 WIB

Diiringi Dukungan Solid Pengurus Ranting, Guntur Sahputra Resmi Daftar dan Jadi Calon Tunggal Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai

Berita Terbaru

Uncategorized

Pelayanan Tanah Akhir Pekan Kantah Kab. Temanggung

Senin, 7 Sep 2026 - 11:19 WIB