Di Desa Sumber Mulyo Kegiatan Pengajian Akbar Harlah JATMAN ke-XXII di OKU Timur: Bupati H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., Tekankan Relevansi Tasawuf di Era Modern
okut: 12/Juli/2026
ayoviralkan.com

Ribuan jamaah memadati Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu 12 Juli 2026 untuk mengikuti Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) ke-XXII . Mengusung tema “Membumikan Tasawuf Agar Relevan bagi Masyarakat Modern Tanpa Meninggalkan Aktivitas Keduniaan”, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah hiruk-pikuk kehidupan kontemporer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Bupati OKU Timur, H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta ribuan jemaah dari berbagai wilayah . Kehadiran Bupati OKU Timur menegaskan sinergi antara pemerintah dan umat dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis .
Dalam sambutannya, Bupati Lanosin menyampaikan bahwa di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, kemajuan teknologi, serta berbagai aktivitas modern, nilai-nilai tasawuf tetap memiliki peran penting sebagai penuntun hati dan penguat akhlak. “Tasawuf juga mengajarkan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat,” tegasnya. Pernyataan ini sejalan dengan pandangan para akademisi bahwa tasawuf berpotensi mengatasi dekadensi moral dan kehampaan makna dalam kehidupan modern melalui pendekatan spiritual yang menyeimbangkan aspek batin dan sosial .
Lebih lanjut, orang nomor satu di OKU Timur itu berharap JATMAN terus menjadi wadah dalam memperkuat ukhuwah islamiyah, menebarkan nilai-nilai moderasi, kedamaian, dan keteladanan di tengah masyarakat. “Saya berharap JATMAN dapat mewujudkan Kabupaten OKU Timur yang religius, harmonis, dan semakin maju,” ujar Enos.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ikhsan Fuadi dari Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lampung, yang menguatkan pesan tentang pentingnya spiritualitas sebagai benteng moral di era digital.
Nopran












