Jakarta— Ketua GERMAS UNGKAP (Usaha Nyata Gerak Pantau Kebijakan Aturan Publik), Imran Rosyadi, S.Ag, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam keterangannya, Imran Rosyadi menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi, khususnya melalui media sosial, masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.
“Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Kita harus lebih selektif dan bijak, serta mengedepankan persatuan bangsa di atas segala kepentingan,” ujar Imran.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan, terutama menjelang momentum-momentum penting yang kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.
Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial. Dengan saling menghormati, menjaga toleransi, dan tidak mudah terhasut, masyarakat dapat menjadi benteng utama dalam mencegah perpecahan.
GERMAS UNGKAP, lanjut Imran, akan terus berkomitmen melakukan pemantauan terhadap kebijakan publik sekaligus mendorong terciptanya ruang informasi yang sehat dan edukatif bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. Red















