Ketua GERMAS UNGKAP Imran Rosyadi Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Isu Provokatif

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta— Ketua GERMAS UNGKAP (Usaha Nyata Gerak Pantau Kebijakan Aturan Publik), Imran Rosyadi, S.Ag, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam keterangannya, Imran Rosyadi menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi, khususnya melalui media sosial, masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.
“Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Kita harus lebih selektif dan bijak, serta mengedepankan persatuan bangsa di atas segala kepentingan,” ujar Imran.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan, terutama menjelang momentum-momentum penting yang kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.
Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial. Dengan saling menghormati, menjaga toleransi, dan tidak mudah terhasut, masyarakat dapat menjadi benteng utama dalam mencegah perpecahan.
GERMAS UNGKAP, lanjut Imran, akan terus berkomitmen melakukan pemantauan terhadap kebijakan publik sekaligus mendorong terciptanya ruang informasi yang sehat dan edukatif bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. Red

Baca Juga:  Jangan sampai jadi penonton di negeri sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Mistis Dua Realitas: Pertumbuhan versus Penurunan Nilai Mata Uang
Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tinjau Kembali Pemberlakuan Fungsi SKCK Apa Ada Beda Masyarakat dan Pejabat!!
Prof. Dr. Sutan Nasomal: Rakyat Jadi Korban, Penjahat Huntara Harus Dihukum Berat
JELANG HPN 2026, KETUA UMUM APPI IMBAU CEGAH KRIMINALISASI WARTAWAN
Bupati H. Asmar Ikuti Rakornas Kementan RI, Bahas Strategi Hadapi Musim Kering Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Ketum FWJ Indonesia: Beda HPS dan HPN, Ini Penjelasannya
Ketegangan Iran–Israel Meningkat, Pengamat Ingatkan Potensi Eskalasi Global
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Ketum PPWI Wilson Lalengke
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:07 WIB

Kisah Mistis Dua Realitas: Pertumbuhan versus Penurunan Nilai Mata Uang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:16 WIB

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tinjau Kembali Pemberlakuan Fungsi SKCK Apa Ada Beda Masyarakat dan Pejabat!!

Sabtu, 25 April 2026 - 06:34 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Rakyat Jadi Korban, Penjahat Huntara Harus Dihukum Berat

Sabtu, 25 April 2026 - 04:32 WIB

JELANG HPN 2026, KETUA UMUM APPI IMBAU CEGAH KRIMINALISASI WARTAWAN

Jumat, 24 April 2026 - 05:29 WIB

Bupati H. Asmar Ikuti Rakornas Kementan RI, Bahas Strategi Hadapi Musim Kering Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Uncategorized

Apel Pagi Perkuat Disiplin dan Kualitas Pelayanan

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:27 WIB