Konflik Antar Suku di Wamena Dinyatakan Berakhir, Pemerintah Fokus Pemulihan Masyarakat

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Wamena – ‎Pemerintah bersama tokoh adat, tokoh agama, unsur gereja, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat menyatakan konflik antar suku yang terjadi di Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, telah berakhir dan situasi keamanan mulai berangsur kondusif.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan bahwa pemerintah kini memfokuskan langkah pada pemulihan masyarakat terdampak serta penataan stabilitas pemerintahan daerah.

‎“Konflik-konflik sudah tidak ada lagi. Sekarang kita fokus menyelesaikan persoalan pemerintahan dan pemulihan masyarakat yang terdampak,” kata Ribka saat memimpin Rapat Koordinasi Perkembangan Situasi Keamanan di Ruang Rapat Bupati Jayawijaya, Wamena, Sabtu (16/5/2026).

‎Rapat koordinasi tersebut dihadiri Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, para bupati, unsur TNI-Polri, Majelis Rakyat Papua (MRP), Lembaga Masyarakat Adat (LMA), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pimpinan gereja.

‎Konflik yang terjadi pada Jumat (15/5/2026) dilaporkan melibatkan kelompok masyarakat dari Suku Dani dan Suku Kurima. Pemerintah daerah bersama tokoh adat dan keagamaan bergerak cepat melakukan mediasi guna mencegah konflik meluas.

‎Dalam hasil rapat bersama pemerintah, gereja, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, LMA, dan MRP, seluruh pihak sepakat menghentikan pertikaian mulai Sabtu (16/5/2026). Massa dari masing-masing kelompok akan dipulangkan kembali ke daerah asal secara bertahap.

‎Pimpinan gereja dan tokoh masyarakat juga mengajak seluruh warga untuk kembali membangun semangat persaudaraan, perdamaian, dan cinta kasih demi menjaga stabilitas sosial di wilayah Papua Pegunungan.

Baca Juga:  Jurnalis Karawang Apresiasi HUT ke-19 LSM Laskar NKRI

‎Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri disebut akan menyiapkan regulasi daerah berupa perdasus dan perdasi guna memperkuat mekanisme pencegahan konflik di masa mendatang. Selain itu, aparat penegak hukum akan mengedepankan hukum positif terhadap setiap pelaku kekerasan maupun provokator yang memicu pertikaian.

‎Gubernur Papua Pegunungan John Tabo juga disebut memberikan bantuan dana sebesar Rp1 miliar untuk penanganan pengungsi dan masyarakat terdampak konflik.

‎Dalam kesempatan terpisah, Elisabet Mifa Kogoya Ketua Yayasan Misi Tabur Tuai dan Tim Doa 8 Mendominasi Papua Pegunungan meminta masyarakat menghentikan saling tuding dan penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Ia menegaskan bahwa berbagai isu provokatif maupun berita hoaks hanya akan memperkeruh suasana serta menghambat proses perdamaian.

‎Sementara itu, pemerintah dan aparat keamanan masih melakukan pendataan korban serta pemulihan situasi di sejumlah titik terdampak. Warga diimbau tetap tenang, kembali beribadah dengan damai pada Minggu (17/5/2026), dan mulai beraktivitas normal secara bertahap.

‎Di tengah proses penanganan konflik, perhatian juga tertuju pada musibah putusnya Jembatan Uwe yang dilaporkan merenggut 33 korban jiwa. Hingga saat ini, 22 korban telah ditemukan, sementara 11 lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan SAR dan TNI.

‎Tokoh gereja dari Badan Pekerja Klasis Lembah Balim Wamena mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan mengedepankan dialog damai sebagai jalan utama menyelesaikan persoalan sosial di Papua Pegunungan. (BW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Himbauan!!! Kapolresta Padang Gunakan Masker Upaya Menjaga Kualitas Udara Akibat Asap Karhutla Di Kota Padang.
BIKIN MERINDING‼️MURAMA (SIJUNJUNG) JADI AKADEMIA KETIGA YANG SAPU BERSIH 3 SO & 5 BINTANG.
Kepala Desa Terbangiang Berikan Bantahan Terkait Isu Miring di Flatform Media Sosial Tiktok.
Kanit Reskrim Sei Beremas IPDA Irwan Agus, SH Bersama Anggota Opsnal Gagalkan Narkotika Jenis Sabu, Terdiri dari 6 Paket 100 dan, 8 Bungkusan Paket, Di Air Runding.
Putra Adisman Dan Ermida Gelar Acara Lamaran” Serda Nav Muhammad Abror Nst Dan Desi Purnama Sari” Di Muara Enim Sumatra Selatan.
Tim RPK Berjibaku Padamkan Karhutla Bersama PT Arara Abadi Di Pelalawan Riau.
Harapan Masyarakat No Urut 1 Mabrur Hidayat Calon Wali Nagari Brastagi Ujung Gading.
PAM Datangi Dinas Pol.PP dan Damkar Pasaman Barat Menuntut Pemusnahan Miras, Penutupan Kafe Remang, dan Tunaikan Hak Personil.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:04 WIB

Himbauan!!! Kapolresta Padang Gunakan Masker Upaya Menjaga Kualitas Udara Akibat Asap Karhutla Di Kota Padang.

Kamis, 3 September 2026 - 13:05 WIB

BIKIN MERINDING‼️MURAMA (SIJUNJUNG) JADI AKADEMIA KETIGA YANG SAPU BERSIH 3 SO & 5 BINTANG.

Rabu, 2 September 2026 - 21:44 WIB

Kepala Desa Terbangiang Berikan Bantahan Terkait Isu Miring di Flatform Media Sosial Tiktok.

Selasa, 1 September 2026 - 13:45 WIB

Kanit Reskrim Sei Beremas IPDA Irwan Agus, SH Bersama Anggota Opsnal Gagalkan Narkotika Jenis Sabu, Terdiri dari 6 Paket 100 dan, 8 Bungkusan Paket, Di Air Runding.

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Putra Adisman Dan Ermida Gelar Acara Lamaran” Serda Nav Muhammad Abror Nst Dan Desi Purnama Sari” Di Muara Enim Sumatra Selatan.

Berita Terbaru

Uncategorized

Pelayanan Tanah Akhir Pekan Kantah Kab. Temanggung

Senin, 7 Sep 2026 - 11:19 WIB