Warga Desa Tenan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Kades Harap Perhatian Pemerintah Daerah

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ayoviralkan.com-TENAN – Semangat kebersamaan kembali terlihat di tengah masyarakat Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Di tengah kondisi musim hujan, pemerintah desa bersama masyarakat menggelar kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan warga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Utama mulai dari RT 01 hingga RT 04 Dusun Jikrah serta RT 01 dan RT 02 Dusun Tenggayun. Warga tampak bahu-membahu membawa batu, meratakan jalan berlubang, hingga menggunakan gerobak sorong untuk mempermudah pekerjaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Tenan, Samsi, mengatakan kegiatan itu lahir dari rasa keprihatinan masyarakat terhadap kondisi jalan yang semakin rusak dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.

> “Alhamdulillah, meski suasana musim hujan, masyarakat tetap semangat bergotong royong. Bahkan anak-anak kecil ikut membantu membawa gerobak sorong,” tutur Samsi saat dikonfirmasi media.

 

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sudah puluhan tahun belum mendapatkan perbaikan maksimal. Jalan yang berada di kawasan gambut itu kini semakin sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

> “Usia jalan ini mungkin sudah lebih dari 20 tahun, sejak zaman Kabupaten Bengkalis. Kami sangat prihatin. Kalau ada warga sakit atau ibu-ibu yang hendak melahirkan, sering kesulitan melewati jalan ini. Belum lagi ketika listrik padam, mobil PLN juga sulit masuk karena kondisi jalan yang rusak parah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

 

Dalam kegiatan gotong royong itu, masyarakat datang dengan membawa berbagai peralatan sederhana, seperti pemukul batu dan alat manual lainnya untuk menimbun serta meratakan jalan berlubang. Meski dilakukan secara swadaya, warga berharap upaya kecil tersebut setidaknya dapat membantu memperlancar akses masyarakat untuk sementara waktu.

Samsi berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di Desa Tenan. Ia menilai akses jalan yang layak sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.

> “Kami berharap Desa Tenan mendapat perhatian, terutama dalam hal perbaikan jalan. Karena jalan ini merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari,” harapnya.

 

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Tenan menjadi gambaran kuat bahwa kepedulian dan kebersamaan masih hidup di tengah keterbatasan. Di balik jalan berlubang dan lumpur yang menghambat perjalanan, tersimpan harapan besar masyarakat agar suatu hari nanti mereka dapat menikmati akses jalan yang layak dan aman.

Penulis : MZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia
Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Menteri Nusron dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN: Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Pelataran Kantor Pertanahan Kabupaten Temanggung
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:16 WIB

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

Sabtu, 5 September 2026 - 14:46 WIB

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Berita Terbaru