Bukan Orang Sembarangan! Terungkap Sisi Lain Wagub Vasko Ruseimy, Ternyata Cucu Tangan Kanan Tokoh Penyelamat Republik.

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama ini, publik mengenal Vasko Ruseimy sebagai sosok Wakil Gubernur Sumatera Barat yang energik, seorang pengusaha sukses, sekaligus figur populer di dunia digital melalui kanal YouTube Macan Idealis. Namun, di balik citra modern dan gaya kepemimpinannya yang santai, tersimpan sebuah fakta sejarah yang selama ini jarang terekspos: Vasko adalah pewaris darah pejuang dari salah satu tokoh kunci masa mempertahankan kedaulatan Indonesia.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Napak Tilas di Tanah Perjuangan
Fakta ini mengemuka saat Vasko melakukan agenda Safari Ramadan di Masjid Tazkir Bela Negara, Nagari Koto Tinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota. Bagi Vasko, kunjungan ini bukan sekadar agenda pemerintahan biasa, melainkan sebuah perjalanan emosional untuk “pulang ke tanah perjuangan keluarga”.

 

 

Vasko ternyata merupakan cucu kandung dari Abdul Majid, ajudan setia sekaligus tangan kanan Mr. Syafruddin Prawiranegara saat memimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

 

 

Di lokasi bersejarah yang terletak di kaki Gunuang Omeh tersebut, Vasko mengenang peran besar sang kakek yang turut bertaruh nyawa di tengah hutan belantara Sumatera Tengah demi mempertahankan eksistensi Republik saat Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda.

 

 

“Hadir di sini, saya merasakan getaran semangat yang luar biasa. Di masjid ini, kakek saya, Abdul Majid, bersujud dan menyusun strategi gerilya bersama Bapak Syafruddin Prawiranegara. Ini adalah pulang ke tanah perjuangan keluarga,” ungkap Vasko dengan nada penuh haru.

 

Makna di Balik Masjid Tazkir
Masjid Tazkir sendiri memiliki catatan sejarah unik. Nama “Tazkir” yang berarti “Kenangan” disematkan langsung oleh Mr. Syafruddin Prawiranegara sebagai simbol kedamaian yang ia rasakan di tengah pelarian politiknya.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Indramayu Menangkap Para Pelaku Pengeroyokan Hilangnya Nyawa Seseorang Di Daerah Haurgeulis Indramayu

 

 

Sebagai wujud penghormatan atas warisan perjuangan tersebut, Vasko memberikan bantuan rehabilitasi sebesar Rp25 juta untuk masjid tersebut. Langkah ini menjadi simbol komitmennya agar generasi muda tidak melupakan bahwa dari pelosok nagari inilah kedaulatan Indonesia pernah diselamatkan.

 

 

Dari “Macan Idealis” ke Amanah Rakyat
Lahir di Jakarta pada 13 Juli 1986 dari keluarga perantau Minang, Vasko yang kini menyandang gelar adat Sutan Nagari Sati telah membangun reputasi mandiri jauh sebelum terjun ke kancah politik. Kini, pria bersuku Sikumbang ini mengalihkan energinya dari dunia digital menuju meja kebijakan.

 

 

Baginya, peran yang ia emban saat ini merupakan estafet pengabdian keluarga yang harus terus dijaga. “Dahulu kakek saya menjaga pemimpin negara, kini tugas saya adalah menjaga dan membangun amanah rakyat Sumatera Barat,” tegasnya.

 

 

Kesimpulan: Darah Pejuang yang Menuntun Pengabdian
Kisah Vasko Ruseimy memberikan perspektif baru bagi masyarakat Sumatera Barat. Kehadirannya di ranah politik bukan sekadar kebetulan, melainkan sebuah panggilan sejarah untuk melanjutkan dedikasi keluarganya bagi bangsa. Kini, harapan besar publik tertumpu pada pundak sang “Macan Idealis” untuk membawa perubahan nyata bagi pembangunan nagari-nagari di Sumatera Barat.

 

 

Sumber: Wikipedia

#VaskoRuseimy #SumateraBarat #PDRI #SejarahIndonesia #KisahInspiratif #TokohSumbar #MacanIdealis #SejarahPDRI #PemprovSumbar #SutanNagariSati #SumbarBangkit

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Eka Saputra

Sumber Berita: Wikipedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Oku Timur Bersama Pemerintah Provinsi Sumsel Menggelar Pencanangan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni ( GEBRAK RATILAHU )
Tokoh Minang Muslim Kasim: Dari Pegawai Bulog, Mantan Bupati Padang Pariaman, hingga Menjadi Wakil Gubernur.
Prof.Dr.Sutan Nasomal SH.MH Minta Presiden RI: Bantu Tuntaskan Konflik Lahan Eks Transmigrasi Dangan PT Nafasindo Di Aceh Singkil.
Bupati Indramayu Bp.Lucky Hakim Hadiri Saat Demo KOMPI. (Pendopo Sudah Dipenuhi Para Penjilat)
Pembina TMP-TP, Prof Sutan Nasomal SH Sambut Hangat dan Positif Pidato Wagub Aceh Di Hari Jadi Ke 27 Aceh Singkil
Hasan Nasbi, Seorang Pembaca Peta Politik Yang Jitu dari Bukittinggi.
Sanggabuana Menuju Kawasan Konservasi, Dimulai dari Rumah Bibit dan Rehabilitasi Habitat
Akhirnya Rakyatlah Yang Mengakui Bukti Perjalanan Andre Rosiade Dalam Kemajuan Pasaman Barat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemerintah Kabupaten Oku Timur Bersama Pemerintah Provinsi Sumsel Menggelar Pencanangan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni ( GEBRAK RATILAHU )

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:36 WIB

Tokoh Minang Muslim Kasim: Dari Pegawai Bulog, Mantan Bupati Padang Pariaman, hingga Menjadi Wakil Gubernur.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:27 WIB

Prof.Dr.Sutan Nasomal SH.MH Minta Presiden RI: Bantu Tuntaskan Konflik Lahan Eks Transmigrasi Dangan PT Nafasindo Di Aceh Singkil.

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:28 WIB

Bupati Indramayu Bp.Lucky Hakim Hadiri Saat Demo KOMPI. (Pendopo Sudah Dipenuhi Para Penjilat)

Kamis, 30 April 2026 - 18:40 WIB

Pembina TMP-TP, Prof Sutan Nasomal SH Sambut Hangat dan Positif Pidato Wagub Aceh Di Hari Jadi Ke 27 Aceh Singkil

Berita Terbaru