Berikut daftar 25 mobil dilarang isi pertalite mulai 1 juni 2026.

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Dunia otomotif Indonesia kembali memasuki babak baru yang membuat jutaan pemilik mobil keluarga waswas. Mulai 1 Juni 2026, pemerintah resmi memberlakukan aturan larangan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite untuk mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Kebijakan ini langsung memicu perbincangan panas di media sosial karena menyasar mobil “sejuta umat” yang selama ini mendominasi jalanan Indonesia. Mulai dari LMPV, Low SUV, hingga SUV premium kini wajib beralih ke BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

 

 

Pemerintah mengambil langkah tegas ini demi memastikan subsidi energi benar-benar tepat sasaran. Selain itu, pemerintah juga ingin menekan beban APBN yang terus membengkak akibat konsumsi BBM subsidi yang semakin tinggi.

 

 

Melalui sistem digitalisasi QR Code MyPertamina, seluruh SPBU kini langsung mendeteksi jenis kendaraan secara otomatis. Jika kendaraan masuk daftar larangan, sistem langsung memblokir pengisian Pertalite di dispenser SPBU.

 

 

Akibatnya, para pemilik mobil bermesin besar tidak lagi bisa mengakali aturan tersebut. Avanza, Xpander, hingga Stargazer Langsung Kena Imbas.

 

 

Segmen mobil keluarga 7-penumpang menjadi kelompok yang paling terkena dampak aturan baru ini. Toyota Avanza varian 1.5G dan seluruh lini Toyota Veloz resmi kehilangan akses Pertalite karena menggunakan mesin 1.496 cc.

 

 

Selain itu, Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross yang memakai mesin 1.499 cc juga wajib berpindah ke BBM RON 92 atau lebih tinggi.

 

 

Gelombang larangan ini juga menyapu merek Korea Selatan dan China. Hyundai Stargazer dengan mesin Smartstream 1.497 cc serta Wuling Cortez 1.5 Turbo kini harus mengisi Pertamax demi menjaga performa mesin tetap optimal.

 

 

Tidak hanya itu, aturan baru ini juga membuat biaya operasional mobil keluarga meningkat cukup signifikan, terutama bagi pengguna harian dengan mobilitas tinggi.

 

 

Low SUV Populer Ikut Tersapu Regulasi Baru

Bagi pecinta SUV keluarga, aturan ini tentu terasa makin berat. Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang sama-sama memakai mesin 1.500 cc kini masuk daftar kendaraan terlarang untuk membeli Pertalite.

 

 

Selanjutnya, Honda BR-V generasi terbaru, Hyundai Creta, Suzuki XL7 Hybrid, hingga Ertiga Hybrid juga ikut terkena dampaknya.

 

 

Meski Suzuki menghadirkan teknologi mild hybrid yang terkenal irit bahan bakar, kapasitas mesin K15B 1.462 cc tetap melewati ambang batas yang pemerintah tetapkan.

 

 

Karena itu, seluruh model tersebut wajib menggunakan BBM nonsubsidi mulai Juni 2026.

Baca Juga:  Bekingi PETI Dan Terima UPETI, Oknum Wartawan Terancam Penjara Bertahun-Tahun.

 

 

HR-V, Omoda 5, hingga Almaz RS Harus Pamit dari Pertalite.

Segmen SUV modern dan crossover stylish juga tidak berhasil lolos dari aturan baru ini. Honda HR-V 1.5L kini resmi tidak bisa lagi menikmati BBM subsidi.

 

 

Selain itu, Chery Omoda 5 Turbo dan Wuling Almaz RS Turbo juga masuk daftar kendaraan yang wajib memakai BBM beroktan tinggi.

 

 

Kondisi ini sebenarnya cukup masuk akal. Mesin turbo memang membutuhkan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi agar proses pembakaran tetap sempurna sekaligus menjaga usia mesin lebih panjang.

 

 

Oleh sebab itu, penggunaan Pertamax justru membantu menjaga performa kendaraan tetap maksimal.

 

 

Innova Zenix, Fortuner, hingga CR-V Langsung Tercoret

Aturan baru ini juga langsung menyasar SUV premium dan mobil kelas menengah atas.

 

 

Toyota Kijang Innova Zenix bensin non-hybrid dengan mesin 1.987 cc kini wajib sepenuhnya menggunakan BBM nonsubsidi.

 

 

Kemudian, Toyota Fortuner 2.7 SRZ bensin serta Honda CR-V 1.5 Turbo generasi terbaru juga otomatis keluar dari daftar pengguna Pertalite.

 

 

Dengan kapasitas mesin besar dan teknologi modern, kendaraan-kendaraan tersebut memang lebih cocok menggunakan BBM RON tinggi demi menjaga efisiensi dan ketahanan mesin.

 

 

Sedan Sporty Favorit Anak Muda Tidak Lolos

Pecinta sedan sporty juga harus bersiap menghadapi pengeluaran baru. Honda Civic RS Turbo 1.5L kini resmi kehilangan akses terhadap Pertalite.

 

 

Selain itu, Mazda 3 Sedan dan Hatchback bermesin SkyActiv-G 2.0L juga ikut terkena aturan baru pemerintah.

 

 

Mesin berteknologi tinggi pada sedan modern memang membutuhkan kualitas bahan bakar yang lebih baik agar performa tetap stabil dan konsumsi bahan bakar tetap efisien.

 

 

Daftar Mobil yang Dipastikan Tidak Bisa Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026

Berikut beberapa model populer yang terkena aturan baru:

 

Toyota Avanza 1.5G

 

Toyota Veloz

 

Mitsubishi Xpander

 

Mitsubishi Xpander Cross

 

Hyundai Stargazer

 

Wuling Cortez Turbo

 

Toyota Rush

 

Daihatsu Terios

 

Honda BR-V

 

Hyundai Creta

 

Suzuki XL7 Hybrid

 

Suzuki Ertiga Hybrid

 

Honda HR-V

 

Chery Omoda 5 Turbo

 

Wuling Almaz RS

 

Toyota Innova Zenix bensin

 

Toyota Fortuner 2.7 SRZ

 

Honda CR-V Turbo

 

Honda Civic RS Turbo

 

Mazda 3 Sedan

 

Mazda 3 Hatchback.

Editor : Eka Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*RSUD Pasaman Barat Semakin Siap Layani Kebutuhan Medis Sesudah lumpuh* .
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan Umum Padang Panjang–Bukittinggi.
RSUD Jambak Pasaman Barat Dikeluhkan: Dokter Tidak Ada di Tempat dan Tata Kelola Dianggap Buruk.
Bupati Pasaman Barat “Yulianto SH, Lakukan Sidak Kedua Pabrik Kelapa Sawit Digunung Tuleh.
RANAH BUNDO BUKAN TEMPAT MENGHINA”,Saatnya Menuntut Pertanggung jawaban atas Pelecehan terhadap Marwah Minangkabau.
Pemadaman Listrik Massal di Sumatra, PWM Sumbar Soroti Ancaman bagi Ekonomi UMKM.
Prof Dr Sutan Nasomal: Dampak Krisis Ekonomi dan Melemahnya Rupiah, Padi di Sragen Dicuri Tiap Malam
Bupati Bogor Rudi Susmanto Siap Perangi Judol, Begal dan Peredaran Telur Infertil
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:27 WIB

*RSUD Pasaman Barat Semakin Siap Layani Kebutuhan Medis Sesudah lumpuh* .

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan Umum Padang Panjang–Bukittinggi.

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:30 WIB

RSUD Jambak Pasaman Barat Dikeluhkan: Dokter Tidak Ada di Tempat dan Tata Kelola Dianggap Buruk.

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:14 WIB

Bupati Pasaman Barat “Yulianto SH, Lakukan Sidak Kedua Pabrik Kelapa Sawit Digunung Tuleh.

Senin, 1 Juni 2026 - 17:30 WIB

RANAH BUNDO BUKAN TEMPAT MENGHINA”,Saatnya Menuntut Pertanggung jawaban atas Pelecehan terhadap Marwah Minangkabau.

Berita Terbaru