Momen Sejarah Mega Wati Soekarno Putri Dalam Sejarah Politik di Indonesia.

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen emosional Megawati Soekarnoputri pada 20 Oktober 1999 menjadi salah satu titik paling dramatis dalam sejarah politik Indonesia pasca-reformasi.

 

 

Sebagai pemenang Pemilu 1999, PDI-P meraih suara terbanyak. Namun dalam Sidang MPR, kursi presiden justru dimenangkan oleh Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, melalui dinamika koalisi politik yang kompleks.

 

 

Kekecewaan pun meluas.
Di jalanan, gejolak muncul.
Situasi sempat memanas, bahkan berpotensi mengancam stabilitas nasional.

 

Baca Juga:  Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Meranti, Bupati Asmar: Mutasi Adalah Dinamika Organisasi untuk Jaga Kesinambungan Visi

 

Namun politik tidak berhenti di konflik.

Lewat komunikasi intens antara tokoh-tokoh kunci, termasuk peran Matori Abdul Djalil, jalan kompromi mulai terbuka. Meski sempat menolak karena mandat partai, Megawati akhirnya maju sebagai calon wakil presiden.

 

 

Pada 21 Oktober 1999, Mega resmi terpilih sebagai Wapres, mendampingi Gus Dur mengakhiri ketegangan politik yang sempat memuncak.

 

 

Dari air mata ke rekonsiliasi,
sejarah mencatat:
politik bisa memecah,
tapi juga bisa menyatukan kembali.

#sejarahbercerita

Penulis : Redaksi

Editor : Eka Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

drg. Putih Sari: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Mewujudkan Indonesia Sehat
Sosialisasi JKN di Karawang, Putih Sari: Jangan Sampai BPJS Tidak Aktif Saat Darurat
Drg. Putih Sari Bersama Kemenkes RI Edukasi Warga Karawang tentang Pelayanan Kesehatan Rujukan
*RSUD Pasaman Barat Semakin Siap Layani Kebutuhan Medis Sesudah lumpuh* .
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan Umum Padang Panjang–Bukittinggi.
RSUD Jambak Pasaman Barat Dikeluhkan: Dokter Tidak Ada di Tempat dan Tata Kelola Dianggap Buruk.
Bupati Pasaman Barat “Yulianto SH, Lakukan Sidak Kedua Pabrik Kelapa Sawit Digunung Tuleh.
RANAH BUNDO BUKAN TEMPAT MENGHINA”,Saatnya Menuntut Pertanggung jawaban atas Pelecehan terhadap Marwah Minangkabau.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:34 WIB

drg. Putih Sari: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Mewujudkan Indonesia Sehat

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:42 WIB

Sosialisasi JKN di Karawang, Putih Sari: Jangan Sampai BPJS Tidak Aktif Saat Darurat

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:22 WIB

Drg. Putih Sari Bersama Kemenkes RI Edukasi Warga Karawang tentang Pelayanan Kesehatan Rujukan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:27 WIB

*RSUD Pasaman Barat Semakin Siap Layani Kebutuhan Medis Sesudah lumpuh* .

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan Umum Padang Panjang–Bukittinggi.

Berita Terbaru