Kunjungan Kerja Bapak Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA ., Wamentan RI Di Oku Timur Sumatera Selatan

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Okut: 23 – April – 2026

Pemerintah pusat dan daerah memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi dampak El Nino melalui gerakan percepatan tanam yang digelar di Desa Sidomakmur, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Kamis 23 April 2026. Kegiatan ini sekaligus menandai penguatan peran organisasi petani melalui pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Sumatera Selatan periode 2026-2031.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum DPN HKTI, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA., bersama Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.E., M.M. serta didampingi Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M.

 

Rombongan disambut melalui Tari Sebiduk Sehaluan sebagai bentuk penghormatan adat setempat.

Di lokasi persawahan, para pejabat melakukan penanaman padi menggunakan alat mesin pertanian modern, yakni rice transplanter riding dan walking. Penggunaan teknologi tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya percepatan tanam sekaligus peningkatan efisiensi produksi di tengah ancaman penurunan curah hujan.

 

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa HKTI harus berperan sebagai mitra strategis pemerintah hingga ke tingkat desa. Menurut dia, keberadaan organisasi tersebut perlu menjangkau langsung petani agar berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara tepat.

 

“HKTI harus mengakar hingga ke desa-desa. Dengan demikian, berbagai permasalahan yang dihadapi petani dapat segera ditangani,” ujar Sudaryono.

 

Ia juga menegaskan bahwa HKTI merupakan wadah pengabdian bagi para anggotanya. Karena itu, orientasi utama organisasi harus pada upaya memperjuangkan kepentingan petani, bukan kepentingan pribadi.

 

Lebih lanjut, Sudaryono menekankan pentingnya percepatan masa tanam sebagai strategi menghadapi potensi penurunan produksi akibat El Nino.

 

Pemerintah, kata dia, akan memberikan dukungan melalui berbagai program dan fasilitas untuk memastikan petani dapat meningkatkan frekuensi tanam dan panen.

Baca Juga:  *RSUD Pasaman Barat Semakin Siap Layani Kebutuhan Medis Sesudah lumpuh* .

 

“Intinya, petani harus dapat menanam lebih cepat dan lebih banyak, sehingga hasil panen juga meningkat,” katanya.

 

Melalui gerakan percepatan tanam dan penguatan kelembagaan petani, pemerintah berharap Sumatera Selatan mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus meningkatkan kontribusinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan HKTI dalam memperkuat sektor pertanian. Ia meminta seluruh kepala daerah menjadikan HKTI sebagai mitra strategis yang berjalan beriringan dengan perangkat daerah, khususnya dinas pertanian.

 

“Petani merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karena itu, HKTI harus hadir secara nyata dalam membela dan memperjuangkan kepentingan petani,” kata Herman Deru.

 

Ia berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat segera turun ke lapangan untuk mendorong peningkatan produktivitas melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian secara berkelanjutan.

 

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Sumatera Selatan dengan Budiarto Marsul sebagai ketua. Dalam laporannya, Budiarto menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap HKTI. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi wadah aspirasi sekaligus ruang konsolidasi petani.

 

“HKTI diharapkan menjadi rumah besar bagi petani, tempat menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, dan merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kesejahteraan,” ujar Budiarto.

 

Ia juga menyoroti pentingnya modernisasi pertanian yang mulai diterapkan di Sumatera Selatan. Menurut dia, pemanfaatan teknologi harus diperluas agar mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian.

 

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Harian HKTI Bachtiar Utomo, Dirut Pusri Maryono, Walikota Prabumulih H. Arlan, Wakil Bupati OKU Selatan Misnadi, Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno dan tamu undangan lainnya.

 

Tim Diskominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilalap Api, Gedung inspektorat dan Bapenda Kota Padang.
drg. Putih Sari: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Mewujudkan Indonesia Sehat
Sosialisasi JKN di Karawang, Putih Sari: Jangan Sampai BPJS Tidak Aktif Saat Darurat
Drg. Putih Sari Bersama Kemenkes RI Edukasi Warga Karawang tentang Pelayanan Kesehatan Rujukan
*RSUD Pasaman Barat Semakin Siap Layani Kebutuhan Medis Sesudah lumpuh* .
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan Umum Padang Panjang–Bukittinggi.
RSUD Jambak Pasaman Barat Dikeluhkan: Dokter Tidak Ada di Tempat dan Tata Kelola Dianggap Buruk.
Bupati Pasaman Barat “Yulianto SH, Lakukan Sidak Kedua Pabrik Kelapa Sawit Digunung Tuleh.
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 22:23 WIB

Dilalap Api, Gedung inspektorat dan Bapenda Kota Padang.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:34 WIB

drg. Putih Sari: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Mewujudkan Indonesia Sehat

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:42 WIB

Sosialisasi JKN di Karawang, Putih Sari: Jangan Sampai BPJS Tidak Aktif Saat Darurat

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:22 WIB

Drg. Putih Sari Bersama Kemenkes RI Edukasi Warga Karawang tentang Pelayanan Kesehatan Rujukan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:27 WIB

*RSUD Pasaman Barat Semakin Siap Layani Kebutuhan Medis Sesudah lumpuh* .

Berita Terbaru

Daerah

Dilalap Api, Gedung inspektorat dan Bapenda Kota Padang.

Senin, 13 Jul 2026 - 22:23 WIB