Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!*

 

Rabat – Kota Rabat resmi ditetapkan sebagai UNESCO World Book Capital 2026, sebuah pencapaian besar yang menegaskan peran ibu kota Maroko sebagai pusat pertukaran budaya global. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda, Kebudayaan, dan Komunikasi, Mohammed Mehdi Bensaid, dalam konferensi pers yang juga menandai persiapan Rabat menjadi tuan rumah International Publishing and Book Fair (SIEL) 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Penetapan ini bukan sekadar gelar simbolis, melainkan pengakuan atas kedalaman budaya Rabat dan transformasinya menjadi kota kreatif modern. Bensaid menekankan bahwa pencapaian ini adalah “kemenangan bagi pengetahuan di jantung Kota Cahaya,” sekaligus bukti bahwa Rabat terus berkembang sebagai laboratorium identitas dan kreativitas.

 

Rabat dikenal sebagai kota yang kaya akan warisan sejarah. Landmark seperti Menara Hassan, Kasbah Udayas, dan situs kuno Chellah menjadi saksi pertemuan berbagai peradaban. Pengaruh Andalusia dan posisi Rabat sebagai jembatan antara Afrika dan Eropa menjadikannya pusat identitas majemuk yang unik.

 

Dalam pidatonya, Bensaid juga memberikan penghargaan kepada para penjual buku bekas di medina. Mereka disebut sebagai “penjaga pengetahuan” yang telah membantu generasi pelajar dan pembaca menemukan literatur di luar institusi formal.

 

*Transformasi Budaya dan Diplomasi*

 

Rabat kini dipandang sebagai ekosistem budaya yang dinamis. Pembangunan infrastruktur seperti teater, museum seni kontemporer, dan perpustakaan modern menjadikan budaya lebih mudah diakses publik. Kota ini berubah menjadi “bengkel terbuka” di mana budaya bukan lagi hak istimewa, melainkan hak publik.

 

Lebih dari sekadar simbol budaya, penetapan Rabat sebagai Ibu Kota Buku Dunia juga menjadi strategi diplomasi budaya. SIEL akan menjadikan Rabat sebagai platform global untuk dialog, pertukaran, dan promosi nilai keterbukaan serta moderasi. Pemerintah juga berencana memperluas ruang baca ke taman, kafe, dan alun-alun, sehingga membaca menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Mobilisasi Kekuatan AS-Arab: Menuju Berakhirnya Era Provokasi IRGC

 

Selain itu, penguatan industri kreatif, termasuk penerbitan dan konten digital, diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi kaum muda.

 

*Dukungan dari Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko*

 

Menanggapi pencapaian ini, Wilson Lalengke, Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), menyampaikan dukungan dan ucapan selamat kepada Rabat. Ia menilai bahwa penetapan Rabat sebagai Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026 adalah sebuah prestasi luar biasa yang patut diapresiasi.

 

“Persisma mendukung penuh dan mengucapkan selamat kepada Kota Rabat atas pencapaian yang indah ini. Kami berharap pencapaian tersebut akan menambah energi bagi seluruh masyarakat Maroko untuk meraih lebih banyak lagi prestasi di masa depan,” ujar Wilson Lalengke.

 

Komentar tersebut mencerminkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Maroko, sekaligus menegaskan pentingnya solidaritas internasional dalam mendukung pencapaian budaya.

 

Penetapan Rabat sebagai UNESCO World Book Capital 2026 menegaskan ambisi Maroko untuk menampilkan identitas budayanya di panggung global. Dengan warisan sejarah yang kaya, transformasi budaya yang progresif, serta dukungan internasional, Rabat kini berdiri sebagai simbol pengetahuan, kreativitas, dan keterbukaan.

 

Sebagaimana disampaikan Menteri Bensaid, “masa depan ditulis hari ini.” Dengan momentum ini, Rabat tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pusat budaya, tetapi juga membuka jalan bagi generasi mendatang untuk terus menulis sejarah baru. (PERSISMA/Red))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Big News! Forum Pakar Bahas Keunggulan dan Relevansi Rencana Otonomi Sahara Maroko di Verona
Refleksi Kemanusiaan Idul Adha: King Mohammed VI Berikan Pengampunan Kerajaan bagi Suporter Sepak Bola Senegal
Amerika panik mendekati Cina,karena Iran dianggap unggul
Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Teguh atas Sahara Maroko
Fantastik! Maroko Dinilai sebagai Poros Strategis dan Kekuatan Paling Menjanjikan di Afrika dan Dunia Arab
Diplomasi Negeri Tirai Bambu: Sambutan Mewah dan Makna Strategis Kunjungan Donald Trump ke Tiongkok
Tonggak Sejarah 70 Tahun Hubungan Diplomatik: Jepang Dukung Kedaulatan Maroko atas Wilayah Sahara
Zambia Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Maroko, Resolusi 2797 Menjadi Tonggak Sejarah Baru
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:20 WIB

Big News! Forum Pakar Bahas Keunggulan dan Relevansi Rencana Otonomi Sahara Maroko di Verona

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:43 WIB

Refleksi Kemanusiaan Idul Adha: King Mohammed VI Berikan Pengampunan Kerajaan bagi Suporter Sepak Bola Senegal

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:18 WIB

Amerika panik mendekati Cina,karena Iran dianggap unggul

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:32 WIB

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Teguh atas Sahara Maroko

Senin, 18 Mei 2026 - 07:17 WIB

Fantastik! Maroko Dinilai sebagai Poros Strategis dan Kekuatan Paling Menjanjikan di Afrika dan Dunia Arab

Berita Terbaru