Kasus Dugaan Pengeroyokan Haji Aman dan Putranya Bergulir, Harapan Publik Tertuju pada Penegakan Hukum yang Berkeadilan

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayoviralkan.com | INDRAMAYU

Dugaan aksi pengeroyokan yang menimpa Haji Aman dan putranya, Ari Yanto, di Desa Widasari, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, kini resmi berada di tangan penyidik Polres Indramayu. Laporan telah diterima, visum telah diserahkan, dan seluruh mata kini tertuju pada langkah aparat penegak hukum. Publik menanti, apakah perkara ini akan ditangani secara cepat, profesional, dan tanpa pandang bulu.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana tersebut melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/B/961/VIII/2026/SPKT/Polres Indramayu/Polda Jawa Barat tertanggal 3 Agustus 2026. Hasil visum yang menunjukkan adanya luka pada tubuh korban juga telah diserahkan sebagai bagian dari bukti awal untuk mendukung proses penyelidikan.

 

Menurut keterangan pelapor, insiden itu bukan sekadar keributan biasa. Ketegangan disebut telah berlangsung beberapa hari sebelum kejadian. Rumah sekaligus toko milik Haji Aman dikatakan berulang kali didatangi sejumlah orang hingga akhirnya terjadi dugaan aksi pengeroyokan yang menyebabkan dirinya bersama sang putra mengalami luka-luka.

 

Korban menduga sedikitnya lima orang terlibat dalam peristiwa tersebut. Mereka disebut terdiri atas seseorang yang dikenal dengan panggilan Bos Yoss, adiknya yang dipanggil Yoyo, seorang sopir, serta dua orang lainnya. Seluruh identitas dan dugaan keterlibatan tersebut kini menjadi bagian dari materi yang akan didalami penyidik.

 

“Kami datang mencari keadilan, bukan mencari keributan. Laporan sudah diterima, visum sudah kami serahkan. Sekarang giliran aparat membuktikan bahwa hukum benar-benar hadir untuk melindungi masyarakat tanpa membeda-bedakan siapa pun,” tegas Haji Aman.

Baca Juga:  RSUD Jambak Pasaman Barat Dikeluhkan: Dokter Tidak Ada di Tempat dan Tata Kelola Dianggap Buruk.

 

Pihak korban mendesak penyidik segera memanggil seluruh pihak yang dilaporkan, memeriksa saksi-saksi di lokasi, mengamankan barang bukti, serta mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa. Menurut mereka, lambannya penanganan hanya akan memunculkan pertanyaan publik dan membuka ruang spekulasi yang tidak sehat.

 

Kasus ini pun berkembang menjadi perhatian masyarakat. Harapan besar kini berada di pundak Polres Indramayu untuk menunjukkan bahwa setiap laporan warga mendapat perlakuan yang sama di hadapan hukum. Kecepatan, profesionalisme, dan transparansi penyidikan akan menjadi ukuran kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang disebut dalam laporan polisi belum memberikan klarifikasi maupun tanggapan resmi. Karena itu, seluruh dugaan yang disampaikan dalam pemberitaan ini masih merupakan versi pelapor dan akan diuji melalui proses penyelidikan serta penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Media ini menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Setiap pihak yang disebut dalam pemberitaan memiliki hak memberikan klarifikasi dan hak jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Apabila terdapat keterangan resmi dari pihak terlapor maupun kepolisian, redaksi akan memuatnya secara proporsional sebagai bentuk komitmen terhadap pemberitaan yang berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ayoviralkan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pasbar Bersama Bidokkes, Ekhumasi Pembongkaran Makam Bayi 8 Bulan Dugaan Kelalaian Medis Dalam Penanganan Korban di RSI Ibnu Sina.
Kapolres Pasbar Bertemu Pengurus PWI, Bahas Penguatan Sinergi Dan Kontrol Sosial.
Kapolres Pasaman Barat”AKBP Agung Tribawanto” Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua.
Belum Diverifikasi, LPK HYDUP Perkasa Jaya Disebut Sudah Membuka Kegiatan Pembelajaran
Kapolres Pasbar dan Bupati Pasaman Barat Bagikan Masker Gratis Guna Cegah Kabut Asap di SMAN 1 Pasaman Barat.
*Tim Gabungan Kapolres Pasbar Berantas Bandar Narkoba dan Kurir Sabu-Sabu di Kinali Pasaman Barat*
PAM PASBAR KECAM BUPATI: Audiensi Sudah Dijadwalkan, Kajian Strategis Tak Kunjung Disambut, Ombudsman Jadi Langkah Berikutnya.
PT Agrowiratama Hadirkan Bantuan Dukungan Pendidikan bagi 250 Siswa Disejumlah Sekolah Dasar Sungai Aur.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Kapolres Pasbar Bersama Bidokkes, Ekhumasi Pembongkaran Makam Bayi 8 Bulan Dugaan Kelalaian Medis Dalam Penanganan Korban di RSI Ibnu Sina.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Kapolres Pasbar Bertemu Pengurus PWI, Bahas Penguatan Sinergi Dan Kontrol Sosial.

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kapolres Pasaman Barat”AKBP Agung Tribawanto” Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Belum Diverifikasi, LPK HYDUP Perkasa Jaya Disebut Sudah Membuka Kegiatan Pembelajaran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Kapolres Pasbar dan Bupati Pasaman Barat Bagikan Masker Gratis Guna Cegah Kabut Asap di SMAN 1 Pasaman Barat.

Berita Terbaru

Uncategorized

Jadi Lebih Mudah Diakses, Masyarakat Apresiasi Layanan ATR/BPN Dekat

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:13 WIB